ISU PENAMPAKAN POCONG RESAHKAN WARGA, POLRES CILEGON PASTIKAN HOAKS DAN MINTA MASYARAKAT BIJAK BERMEDSOS

CILEGON | ASATUNEWS - Merebaknya isu penampakan pocong di sejumlah wilayah Kota Cilegon belakangan ini sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.(7/6/2026)

Informasi yang beredar luas melalui pesan berantai WhatsApp dan media sosial tersebut akhirnya dipastikan tidak benar oleh Polres Cilegon.

Wakapolres Cilegon, Kompol Ridzky Salatun, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh Polsek jajaran guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Hasil pengecekan di lapangan dan koordinasi dengan Polsek jajaran menunjukkan tidak ada laporan maupun kejadian yang dapat membuktikan adanya penampakan sebagaimana yang beredar di masyarakat. Informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” ujar Ridzky, Kamis (7/6/2026).

Menurutnya, penyebaran informasi palsu yang menimbulkan keresahan publik dapat berdampak pada terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta lebih selektif dalam menerima maupun membagikan informasi yang belum terverifikasi.

Polres Cilegon mengimbau warga untuk selalu melakukan pengecekan fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan sebuah informasi. Apabila ditemukan kejadian yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui layanan kepolisian 110 atau ke Polsek terdekat.

Selain itu, kepolisian juga mengajak tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta para administrator grup media sosial dan WhatsApp untuk berperan aktif dalam menyaring informasi yang beredar di lingkungan masing-masing.

Polres Cilegon menilai penyebaran hoaks semacam ini tidak hanya menciptakan kepanikan, tetapi juga dapat berdampak pada kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan lanjut usia.

Pihak kepolisian menegaskan akan mengambil langkah hukum terhadap siapa pun yang dengan sengaja membuat ataupun menyebarluaskan informasi palsu yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” tegas Ridzky.

Dengan klarifikasi tersebut, Polres Cilegon berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh isu-isu yang tidak berdasar serta lebih mengedepankan sikap bijak dalam menggunakan media sosial.

Artikel ini menekankan aspek klarifikasi kepolisian, dampak sosial hoaks, serta pentingnya literasi digital di tengah masyarakat.(DK/RED*)
Lebih baru Lebih lama