Perdana Tampil, Rais Hafiz Singandaru Bawa Nama Cilegon Raih Juara 3 Festival Dalang Anak Banten

SERANG | [ASATUNEWS] — Prestasi membanggakan datang dari Kota Cilegon. Rais Hafiz Singandaru, dalang cilik berusia 10 tahun, berhasil meraih Juara 3 Kategori A Festival Dalang Anak Tingkat Provinsi Banten 2026.(4/10/2026)

Festival yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Banten tersebut berlangsung di Gedung Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Festival Dalang Anak Provinsi Banten merupakan agenda tahunan dan pada tahun 2026 telah memasuki penyelenggaraan yang kelima.

Menariknya, dalam penyelenggaraan sebelumnya, Kota Cilegon belum memiliki perwakilan dalang anak sehingga belum ikut ambil bagian dalam festival tersebut.
Tahun ini menjadi momentum berbeda. Kota Cilegon akhirnya mengirimkan Rais Hafiz Singandaru sebagai perwakilan.

Penampilan perdana Rais di tingkat Provinsi Banten langsung membuahkan hasil. Ia berhasil meraih Juara 3 Kategori A dan membawa pulang trofi serta hadiah pembinaan sebesar Rp3 juta.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Rais, tetapi juga menjadi langkah awal bagi tumbuhnya regenerasi seni pedalangan di Kota Cilegon.

Keikutsertaan Rais menunjukkan bahwa di tengah identitas Cilegon sebagai kota industri, potensi anak-anak di bidang seni dan budaya tradisional juga patut mendapatkan ruang, pembinaan, dan dukungan.

Orang Tua: Bukan Sekadar Mengejar Juara
Orang tua Rais, Johan Singandaru, mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian yang diraih putranya. Menurutnya, keberhasilan meraih Juara 3 pada penampilan perdana di tingkat Provinsi Banten merupakan pengalaman berharga bagi Rais untuk terus belajar dan mengembangkan bakatnya.
“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua tentu sangat bersyukur dan bangga. Ini merupakan pengalaman pertama Rais mengikuti Festival Dalang Anak tingkat Provinsi Banten dan ternyata bisa meraih Juara 3. Bagi kami, yang paling penting bukan hanya soal juara, tetapi keberanian Rais untuk tampil dan membawa nama Kota Cilegon,” ujar Johan.

Johan mengatakan, sejak awal keluarga tidak memberikan tekanan kepada Rais untuk harus menjadi juara. Keikutsertaan Rais dalam festival tersebut lebih diarahkan sebagai kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, sekaligus mengenal dan mencintai seni budaya tradisional.

“Kami tidak pernah membebani Rais dengan target harus juara. Kami ingin dia menikmati prosesnya, belajar, berani tampil dan terus mencintai seni pedalangan. Kalau kemudian mendapatkan juara, tentu itu menjadi bonus sekaligus motivasi untuk lebih giat lagi,” katanya.

Ia berharap prestasi yang diraih Rais dapat menjadi pemantik bagi anak-anak lainnya di Kota Cilegon untuk berani mempelajari dan melestarikan seni budaya tradisional.

“Kami berharap ke depan semakin banyak anak-anak Cilegon yang mau mengenal dan mencintai seni budaya, khususnya pedalangan. Jangan sampai kesenian tradisional hanya menjadi cerita masa lalu. Anak-anak harus ikut meneruskannya,” ujar Johan.

Johan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan, dukungan, dan ruang bagi Rais untuk tampil membawa nama Kota Cilegon di tingkat Provinsi Banten.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung Rais. Bagi kami, ini adalah awal. Semoga Rais bisa terus belajar, tetap rendah hati, dan terus semangat melestarikan seni pedalangan,” tuturnya.

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Rais untuk terus mengasah kemampuan sebagai dalang muda sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi baru pelestari seni pedalangan dari Kota Cilegon.

Selamat untuk Rais Hafiz Singandaru. Juara 3 pada penampilan perdana di tingkat Provinsi Banten. Semoga menjadi awal dari perjalanan panjang dalam menjaga dan meneruskan seni pedalangan Banten.[**]
Lebih baru Lebih lama