Gubernur Andra Soni: Pemprov Banten Siap Fasilitasi Investor, Kawasan Industri Cileles Jadi Magnet Baru Investasi

SERANG | ASATUNEWS - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus membuka ruang investasi dan memberikan dukungan penuh kepada para investor yang ingin mengembangkan usaha di wilayah Banten.(2/6/2026).

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menerima Direktur Utama PT Bondara Global International, Cheng Chen Feng atau yang akrab disapa Mr. Bond, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (1/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Andra Soni menyampaikan bahwa Pemprov Banten siap memfasilitasi berbagai kebutuhan investor sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah, termasuk membantu menyelesaikan berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama proses investasi berlangsung.

"Selamat datang di Gedung Negara Provinsi Banten. Kami sangat senang atas kunjungan Mister Bond. Terkait rencana investasi, apa yang bisa kami bantu silakan disampaikan," ujar Andra Soni.

Menurutnya, Banten memiliki banyak keunggulan sebagai tujuan investasi. Selain letaknya yang strategis sebagai gerbang Pulau Jawa, provinsi ini juga didukung jaringan infrastruktur yang terus berkembang, mulai dari jalan tol, kawasan industri, pelabuhan hingga akses menuju pusat ekonomi nasional.

Kunjungan PT Bondara Global International merupakan tindak lanjut dari upaya promosi investasi yang dilakukan Gubernur Andra Soni dalam acara gala dinner bersama para alumni Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menyampaikan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi pasar yang sangat besar dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 13 juta jiwa. Ia menilai wilayah Banten bagian selatan, khususnya Kabupaten Lebak, masih memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Pengembangan perumahan saat ini sudah sampai wilayah Cisauk. Banyak investor yang sedang membangun. Ini menunjukkan potensi pertumbuhan kawasan terus bergerak ke arah selatan," katanya.

Dalam paparannya, Mr. Bond mengungkapkan bahwa PT Bondara Global International tengah mengembangkan kawasan industri seluas 110 hektare di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak. Kawasan tersebut dipilih karena dinilai memiliki posisi strategis dan didukung akses Jalan Tol Serang–Panimbang yang akan menjadi penghubung penting bagi aktivitas industri di masa depan.

"Kami memilih Cileles karena dekat dengan akses jalan tol, meskipun saat ini belum beroperasi penuh," jelasnya.
Tidak hanya mengembangkan kawasan industri, perusahaan tersebut juga telah menyiapkan sejumlah rencana investasi lanjutan. Salah satunya pembangunan kawasan hunian dengan konsep rumah fabrikasi tipe 36 yang seluruh konstruksinya menggunakan material beton.

Selain sektor perumahan, PT Bondara Global International bersama mitra bisnisnya juga berencana menanamkan investasi di berbagai sektor strategis seperti pusat data (data center), sekolah berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), industri keramik, pabrik pintu, hingga berbagai perlengkapan bahan bangunan lainnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti mengungkapkan bahwa investasi PT Bondara Global International di Kabupaten Lebak telah berjalan dengan nilai mencapai Rp150 miliar.

Ia berharap realisasi investasi tersebut dapat menjadi sinyal positif bagi investor lainnya untuk menanamkan modal di Banten, khususnya di wilayah selatan yang saat ini tengah berkembang pesat.
"Nilai investasi yang sudah berjalan mencapai Rp150 miliar di Cileles, Kabupaten Lebak. Kami berharap ini menjadi pemicu hadirnya investasi-investasi baru di Provinsi Banten," ujarnya.

Masuknya investasi besar ke Kabupaten Lebak dinilai menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja baru, serta pemerataan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten. Dengan dukungan pemerintah dan kepastian investasi, kawasan industri Cileles berpotensi menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Banten Selatan. (ADV)
(Din/Red*)
Lebih baru Lebih lama